Showing posts with label Community Development. Show all posts
Showing posts with label Community Development. Show all posts

December 27, 2008

10 Prinsip "Empowerment People"

Prinsip Pemberdayaan Masyarakat

MENURUT PBB

  1. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan harus berhubungan dengan kebutuhan dasar dari masyarakat; program-program (proyek) pertama harus dimulai sebagai jawaban atas kebutuhan yang dirasakan orang-orang;
  2. Kemajuan lokal dapat dicapai melalui upaya-upaya tak saling-terkait dalam setiap bidang dasar, akan tetapi pengembangan masyarakat yang penuh dan seimbang menuntut tindakan bersama dan penyusunan program-program multi-tujuan;
  3. Perubahan sikap orang-orang adalah sama pentingnya dengan pencapaian kemajuan material dari program-program masyarakat selama tahap-tahap awal pembangunan;
  4. Pengembangan masyarakat mengarah pada partisipasi orang-orang yang meningkat dan lebih baik dalam masalah-masalah masyarakat, revitalisasi bentuk-bentuk yang ada dari pemerintah lokal yang efektif apabila hal tersebut belum berfungsi;
  5. Identifikasi, dorongan semangat, dan pelatihan pemimpin lokal harus menjadi tujuan dasar setiap program;
  6. Kepercayaan yang lebih besar pada partisipasi wanita dan kaum muda dalam proyek-proyek pengembangan masyarakat akan memperkuat program-program pembangunan, memapankannya dalam basis yang luas dan menjamin ekspansi jangka panjang;
  7. Agar sepenuhnya efektif, proyek-proyek swadaya masyarakat memerlukan dukungan intensif dan ekstensif dari pemerintah;
  8. Penerapan program-program pengembangan masyarakat dalam skala nasional memerlukan pengadopsian kebijakan yang konsisten, ; pengaturan administratif yang spesifik, perekrutan dan pelatihan personil, mobilisasi sumberdaya lokal dan nasional, dan organisasi penelitian, eksperimen, dan evaluasi;
  9. Sumberdaya dalam bentuk organisasi-organisasi non-pemerintah harus dimanfaatkan penuh dalam program-program pengembangan masyarakat pada tingkat lokal, nasional, dan internasional; dan
  10. Kemajuan ekonomi dan sosial pada tingkat lokal dengan mensyaratkan pembangunan yang paralel di tingkat nasional.

December 24, 2008

Corporate Social Responsibility dan Community Development


Pengembangan masyarakat sekitar tambang mungkin bukan sebuah istilah yang baru. Makna-makna pemberdayaan masyarakat sering dikaitkan dengan konteks pembangunan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan sosial. Salah-satu bentuk implementasi pembangunan kesadaran akan pentingnya kesejahteraan sosial adalah dengan dikenalnya tak lama ini dengan istilah “Pengembangan Masyarakat (community development)”.

Terkait dengan mekanisme pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, sering kita dengar bahwa masyarakat dipandang hanyalah sebagai obyek yang menerima resiko (dampak) dari eksploitasi sumberdaya alam yang dilakukan manusia. Eksploitasi terhadap sumberdaya alam yang berlebihan sering menimbulkan dampak-dampak yang merugikan, di sisi lainnya eksploitasi sumberdaya ini dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Kegiatan pertambangan umumnya beroperasi di daerah terpencil dan berhimpitan dengan kegiatan masyarakat sehari-hari. Masalah muncul ketika masyarakat menganggap bahwa perusahaan telah merebut lahannya, dan kegiatan tambang menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Keadaan tersebut seringkali menimbulkan konflik dalam kehidupan masyarakat. Kedatangan perusahaan pertambangan bahkan sejak tahap eksplorasi seringkali menimbulkan harapan yang tinggi, khususnya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat di sekitar operasional tambang, baik dalam bentuk penyerapan tenaga kerja, ketersediaan fasilitas infrastruktur yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar bahkan hingga masalah peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat sekitar tambang. Untuk menjembatani berbagai kepentingan antara Pemerintah, Pengusaha (Pihak Swasta) dan masyarakat terutama dalam pengelolaan sumber daya alam di daerah maka digulirkanlah issue kebijakan tanggungjawab sosial dan lingkungan, atau lazim disebut dengan CSR (Corporate Social Responbility). Namun, agar makna CSR tidak meluas, maka yang dibahas di sini adalah CSR dalam konteks Community Development (CD) atau pengembangan masyarakat dan tanggung jawab serta akuntabilitas sebuah perusahaan terhadap semua pihak yang berkepentingan.

Salah-satu contoh dan bentuk pelaksanaan konsep CSR adalah dikembangkannya program pengembangan masyarakat (community development) di lingkungan perusahaan, khususnya PT. Arutmin Indonesia Satui Mine, yaitu dengan dilaksanakannya Program Aku Himung Petani Banua. Program ini dikembangkan dengan maksud dan tujuan sebagai tahap untuk mempersiapkan kondisi sosial masyarakat sekitar tambang dalam menghadapi fase penutupan tambang dengan harapan konsep pemberdayaan masyarakat dalam program community development yang dikembangkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat sekitar tambang pada perusahaan, dan secara bertahap dapat lebih diarahkan pada upaya mereka untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat sekitar tambang melalui program pemberdayaan masyarakat sekitar tambang dalam Program Aku Himung Petani Banua. Berpedoman pada konsep pelaksanaan kebijakan CSR (Corporate Social Responbility) ke dalam konsep community development dan dilaksanakannya Program Aku Himung Petani Banua maka Community Development and External Affairs Department PT. Arutmin Indonesia Satui Mine berkepentingan untuk menindaklanjutinya ke dalam bentuk kerjasama antar lembaga (institusi) dengan Universitas Lambung Mangkurat. Kerjasama yang dilakukan adalah berupa kegiatan pendampingan tehnis dan konseling tehnis budidaya Pertanian, Perikanan dan Peternakan yang diharapkan dapat mendukung kegiatan Program Aku Himung Petani Banua. Pendampingan tehnis yang dilakukan diharapkan dapat mencapai target dan sasaran program itu sendiri, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat sekitar tambang yang berkelanjutan.

October 30, 2008

Arutmin Award 2008




"Arutmin Award 2008" adalah sebuah ajang untuk memberikan penghargaan (apresiasi) kepada masyarakat sekitar tambang PT. Autmin Indonesia Satui Mine yang tergabung sebagai peserta binaan dalam Program Aku Himung Petani Banua yang dilaksanakan sejak 01 Agustus 2008 yang lalu. Event ini bertujuan untuk menstimulasi dan mendorong masyarakat binaan untuk berprestasi melalui sektor-sektor kegiatan yang digelutinya, seperti kegiatan pertanian, perikanan dan peternakan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Oktober 2008 dan menjadi satu-satunya program kegiatan yang pernah dilaksanakan oleh PT. Arutmin Indonesia Satui Mine yang dihadiri langsung oleh GM Mine Operation Area - Jakarta, Ketua HKTI Propinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian Propinsi Kalimantan Selatan, para Muspida Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tanah Laut beserta jajarannya serta PT. Theiss Tbk di Demplot Bukit Baru - Satui.

Event ini terselenggara atas kerjasama antara Community Development and External Affairs Dept. PT. Arutmin Indonesia Satui Mine dengan Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat - Banjarbaru yang saling berkolaborasi dalam Tim Pendampingan Tehnis dalam Program Aku Himung Petani Banua.
Sesuai hasil penilaian terhadap kinerja dari beberapa kelompok tani binaan dalam Program Aku Himung Petani Banua ditetapkan Sdr. Muhidayat (Poktani Mekarsari - Sekapuk) sebagai Petani Teladan Berprestasi Tahun 2008. Hal ini didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan Tim Pendamping Tehnis Program Aku Himung Petani Banua dan berdasarkan observasi selama kegiatan dilaksanakan sehingga diputuskan Muhidayat dinilai mampu dan gigih dalam menggeluti sektor budidaya pertanian serta menunjukkan hasil kinerja yang signifikan. Selain itu, kemajuan yang terlihat dari kelompok tani yang dipimpinnya sekarang adalah didirikannya pabrik pupuk Organik Sludge yang menjadi unit usaha ekonomi mikro binaan Kios Tani Agro Banua, yang ke depan diharapkan mampu menjadi stoker pupuk organik guna mengatasi kelangkaan pupuk bagi para petani di sekitarnya terutama para petani yang tergabung dalam Program Aku Himung Petani Banua. Selain itu, ditetapkan pula Sdr(i) Ma'niah sebagai Peternak Teladan Berprestasi dan Sdr. Bagig sebagai Pembudidaya Perikanan Keramba Teladan.
Apresiasi masyarakat sekitar tambang PT. Arutmin Indonesia sangat besar untuk menghadiri event ini karena selain menjadi ajang silaturahmi diantara petani binaan,
Program Aku Himung Petani Banua ini adalah icon kebanggan Community Development PT. Arutmin Indonesia Satui Mine yang juga menjadi icon percontohan pelaksanaan program community development yang berbasis pada pemberdyaaan masyarakat sekitar tambang yang diharapkan dapat terstimulasi untuk merubah kehidupannya ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang. Selain itu, dalam event tersebut tidak saja diberikan penghargaan kepada petani berprestasi, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah "doorprize" yang diharapkan dapat dijadikan pemicu semangat para petani untuk mendorong dirinya lebih maju lagi dalam menggeluti usaha sesuai sektor kegiatan yang diikutinya dalam pelaksanaan Program Aku Himung Petani Banua.
Nasib seseorang tidak akan berubah, tatkala orang tersebut tidak berihktiar untuk merubah nasibnya sendiri. Semoga dengan adanya Program Aku Himung Petani Banua ini menjadi tonggak kebangkitan petani untuk meraih kehidupannya yang lebih cerah di masa yang akan datang. Terimakasih atas segala kerjasama yang dilakukan selama ini bersama Tim Pendamping Tehnis kegiatan
Program Aku Himung Petani Banua, Semoga ALLAH SWT meridhoi langkah kita untuk merubah hidup ke arah yang lebih baik lagi. Amin

"Viva
Program Aku Himung Petani Banua"
Hidup Petani Indonesia, Mari Bersatu Bangun Banua tercinta

Created by Dudy Bagus Prasetyo, @2008.